Download Standar Pengembangan KKG-MGMP Terbaru 2017

Download Standar Pengembangan KKG-MGMP Terbaru 2017


Dalam kesempatan kali ini kami selaku pengurus situs materipendidikan.net akan memposting tentang Standar Pengembangan KKG-MGMP yang sebagai mana panduan tersebut sangat bermanfaat bagi rekan-rekan yang mungkin sedang membutuhkan infrmasi dari pengembangan KKG-MGMP, Sebagai berikut.

Undang-undang RI Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, mempersyaratkan guru untuk: (i) memiliki kualifikasi akademik minimum S1/D4, (ii) memiliki kompetensi sebagai agen pembelajaran yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional dan (iii) memiliki sertifikat pendidik. Dengan berlakunya Undang-undang ini diharapkan memberikan suatu kesempatan yang tepat bagi guru untuk meningkatkan profesionalismenya melalui pelatihan, penulisan karya ilmiah, pertemuan di Kelompok Kerja Guru (KKG), dan pertemuan di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Dengan demikian KKG dan MGMP memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan profesional guru. Untuk mewujudkan peran KKG dan MGMP dalam pengembangan profesionalisme guru, maka peningkatan kinerja kelompok kerja guru (KKG) dan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) merupakan masalah yang mendesak untuk dapat direalisasikan. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kinerja KKG dan MGMP, antara lain melalui berbagai pelatihan instruktur dan guru inti, peningkatan sarana dan prasarana, dan peningkatan mutu manajemen KKG/MGMP. Namun demikian, berbagai indikator mutu pendidikan belum menunjukkan peningkatan kinerja KKG/MGMP yang berarti. Di beberapa daerah menunjukkan peningkatan kinerja KKG/MGMP yang cukup menggembirakan, namun sebagian besar lainnya masih memprihatinkan. Berdasarkan masalah ini, maka diperlukan analisis yang mendalam mengenai rendahnya kinerja KKG/MGMP. Dari berbagai pengamatan dan analsis, sedikitnya ada empat faktor yang menyebabkan kinerja KKG/MGMP tidak mengalami peningkatan secara merata. 

Berdasarkan kenyataan-kenyataan tersebut di atas, tentu saja perlu dilakukan upaya-upaya perbaikan, salah satunya adalah melakukan revitalisasi penyelenggaraan KKG/MGMP melalui penyusunan panduan penyelenggaraan KKG/MGMP dalam bentuk (1) Buku Standar Pengembangan KKG/ MGMP dan (2) Buku Standar Operasional Pelaksanaan KKG/MGMP. Diharapkan dengan adanya panduan pelaksanaan KKG/MGMP ini kegiatan-kegiatan kelompok kerja guru dan musyawarah kerja mata pelajaran dapat lebih terarah dan dapat dijadikan wadah untuk pengembangan profesionalisme guru secara mandiri dan
berkelanjutan. 

Dasar Hukum
  • UU RI No. 20/2003 tentang Sisdiknas.
  • UU RI No. 14/2005 tentang Guru dan Dosen.
  • PP RI No.19/2005 tentang SNP
  • Permendiknas No. 22/2006 tentang SI
  • Permendiknas No. 23/2006 tentang SKL
  • Permendiknas No. 12/2007 tentang standar Pengawas Sekolah/madrasah
  • Permendiknas No. 13/2007 tentang standar Kepala Sekolah/madrasah
  • Permendiknas No. 16/2007 tentang standar kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.
  • Permendiknas No. 19/2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan.
  • Permendiknas No. 20/2007 tentang Standar Penilaian.
  • Permendiknas No. 24/2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana. 
Tujuan KKG/MGMP
  • Memperluas wawasan dan pengetahuan guru dalam berbagai hal, khususnya penguasaan substansi materi pembelajaran, penyusunan silabus, penyusunan bahan-bahan pembelajaran, strategi pembelajaran, metode pembelajaran, memaksimalkan pemakaian sarana/prasarana belajar, memanfaatkan sumber belajar, dsb.
  • Memberi kesempatan kepada anggota kelompok kerja atau musyawarah kerja untuk berbagi pengalaman serta saling memberikan bantuan dan umpan balik.
  • Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, serta mengadopsi pendekatan pembaharuan dalam pembelajaran yang lebih profesional bagi peserta kelompok kerja atau musyawarah kerja.
  • Memberdayakan dan membantu anggota kelompok kerja dalam melaksanakan tugas-tugas pembelajaran di sekolah.
  • Mengubah budaya kerja anggota kelompok kerja atau musyawarah kerja (meningkatkan pengetahuan, kompetensi dan kinerja) dan mengembangkan profesionalisme guru melalui kegiatan-kegiatan pengembangan profesionalisme di tingkat KKG/MGMP.
  • Meningkatkan mutu proses pendidikan dan pembelajaran yang tercermin dari peningkatan hasil belajar peserta didik.
  • Meningkatkan kompetensi guru melalui kegiatan-kegiatan di tingkat KKG/MGMP. 
Tantangan
  • Mutu sumber daya manusia semakin menurun. Hal ini dibuktikan dengan beberapa kompetesi internasional yang dari tahun ke tahun menunjukan adanya penurunan kualitas. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat, diperlukan sumber daya manusia yang bermutu agar tidak ketinggalan dengan negara lain.
  • Masih banyak guru yang memiliki kualifikasi akademik dibawah Ketentuan Undang-Undang RI No 14 tahun 2005 tentang Guru danDosen yang mensyaratkan kualifikasi akademik guru sekurangkurangnya S1/D-IV.
  • Situs kerja guru tersebar di seluruh wilayah Indonesia yang merupakan pulau-pulau besar dan kecil dan bahkan sebagian di antaranya merupakan daerah terpencil.
  • Terbatasnya jumlah Perguruan Tinggi yang memiliki program studi tertentu yang dibutuhkan oleh Guru dalam upaya peningkatan kualifikasi akademiknya.
  • Pelaksanaan sertifikasi guru dilaksanakan hanya satu kali sepanjang guru menjalankan tugasnya. Dengan demikian perlu ada sistem  peningkatan profesionalisme guru secara berkelanjutan sebagai upaya memelihara dan meningkatkan kompetensi guru 
Standar Program
  • Penyusunan program KKG/MGMP dimulai dari menyusun Visi, Misi , Tujuan, sampai kalender kegiatan.
  • Program KKG/MGMP diketahui oleh Ketua KKKS (Kelompok Kerja Kepala Sekolah SD) atau Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) dan disyahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
  • Program KKG/MGMP terdiri dari program rutin dan program pengembangan.
4. Program rutin sekurang-kurangnya terdiri dari:
  • Diskusi permasalahan pembelajaran
  • Penyusunan silabus, program semester, dan Rencana ProgramnPembelajaran
  • Analisis kurikulum
  • Penyusunan instrumen evaluasi pembelajaran
  • Pembahasan materi dan pemantapan menghadapi Ujian Nasional
5. Program pengembangan dapat dipilih sekurang-kurangnya tiga dari kegiatan-kegiatan berikut:
  • Penelitian
  • Penulisan Karya Tulis Ilmiah
  • Seminar, lokakarya, koloqium (paparan hasil penelitian), dan diskusi panel
  • Pendidikan dan Pelatihan berjenjang (diklat berjenjang)
  • Penerbitan jurnal KKG/MGMP
  • Penyusunan website KKG/MGMP
  • Forum KKG/MGMP provinsi
  • Kompetisi kinerja guru
  • Peer Coaching (Pelatihan sesama guru menggunakan media ICT)
  • Lesson Study (kerjasama antar guru untuk memecahkan masalah pembelajaran)
  • Professional Learning Community (komunitas-belajar professional) 
  • TIPD (Teachers International Professional Development)/ kerjasama MGMP internasional
  • Global Gateway (kemitraan lintas negara)

Inilah File Standar Pengembangan KKG-MGMP Terbaru 2017 yang bisa Anda Download Secara Gratis.

Demikian untuk sedikit keterangan kami di atas yang membahas tentang BuStandar Pengembangan KKG-MGMP, semoga apa yang kami posting ini bisa bermanfaat bagi rekan-rekan.
Untuk selengkapnya anda bisa langsung download link Standar Pengembangan KKG-MGMP tersebut yang sudah kami sediakan di bawah ini :

LINKDOWNLOAD :

Banyak diButuhkan Guru


Subscribe to receive free email updates: